Category Archives: Muamalah & Simpan-Pinjam

Pinjam Modal Usaha Dari Bank

Pertanyaan:

assalamu’alaikum.

afwan ustadz, saya ingin menanyakan:

 –  bagaimana hukumnya kita meminjam uang dari bank untuk modal usaha, tanpa agunan tapi masih berbunga (sekarang ini sedang marak ditawarkan dimana2)? sementara kita masih kesulitan mencari pinjaman ringan (tanpa agunan) dari bank2 syariah, yang ada di bank syariah harus ada agunan (BPKB motor, mobil, akte rumah/tanah – mengingat saya tidak memiliki semua itu), pinjaman harus 50 juta/lebih. padahal semangat kita untuk berwirausaha kuat, tapi selalu kebingungan dana untuk modal.

–  ada yang mengatakan kalau modalnya sudah terlanjur didapat dari bank konventional, maka harus segera dikembalikan dan ini hukumnya karena terpaksa, apa benar begitu?       

–  saya tidak ingin menggampangkan masalah ini, karena ini menyangkut kebarokahan dalam menjemput rezeki dari Allah, maka saya butuh kejelasan landasan hukumnya.

–  Apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan modal yang baik dari sisi Allah ini Ustadz, karena dana milik pribadi pun saya tidak memilikinya?

Atas jawaban ustadz, saya sampaikan jazakumullah khoiron katsiron.

Wassalamu’alaikum

– Afra

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Konsultasi, Muamalah & Simpan-Pinjam

Denda & Hadiah

Pertanyaan:

Assalamualaikum Wr. Wb

Pertama, Bagaimana hukumnya apabila di suatu perusahaan menerapkan aturan, apabila memenuhi target penjualan diberi hadiah, tapi jika gagal dikenakan denda membayar sejumlah uang. Apakah itu termasuk judi?

Kedua, Apabila memenuhi target diberi hadiah, tetapi hadiah tersebut didapatkan dari denda tersebut, apakah itu termasuk hadiah yang didapatkan dari judi?

Jazzakallah

Wassalamualikum Wr.Wb 

– Hari

Jawab:

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Konsultasi, Muamalah & Simpan-Pinjam

Riba Pinjaman Padi

Pertanyaan:

Assalamualaikum Wr.Wb.

Saya mempunyai permasalahan dengan sirkulasi keuangan yang sampai saat menurut saya ini masih meragukan mengenai dasar hukumnya. adapun permasalahan tsb sbb.

Keluarga kami mempunyai usaha dibidang jual beli padi yaitu prosesnya pada waktu bulan juni-juli kami beli padi dari petani dan padi tersebut kami  stock selanjutnya biasanya kami jual pada bulan februari. Pada tengat waktu antara juli-feb ada teman / suadara untuk pinjam uang dan karena yang ada adalah padi maka kami pinjami padi (misal 1 ton ) dan langsung di jual di tengkulak dan yang menjualkan saya waktu itu seharga 1500 000 pada waktu si peminjam mengembalikan dia mau mengembalikan dalam bentuk uang senilai 1 500 000. karena saya merasa tidak meminjamkan uang maka saya suruh dia mengembalikan dalam bentuk padi . karena orang tsb bukan petani maka pengembalian uangnya dikruskan dengan harga padi pada waktu itu dan kebetulan seharga Rp. 2 000 000,-/1 ton.

Yang saya ingin tanyakan bagaimana hukumnya uang Rp. 500 000 sisa pinjaman tsb. ? karena biasanya kalau pada waktu pengembalian pinjaman apabila harga padi turun saya juga ingin pengembaliannya dikruskan harga padi juga (ikut turun).

Demikian terima kasih

– Imam

Jawab:

Alhamdulillah, wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa Rasulillah, amma ba’du:

Di dalam permasalahan yang Anda ajukan di atas terdapat minimal dua macam kemungkinan pelanggaran sebagai berikut:

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Janji - Nadzar - Hutang, Konsultasi, Muamalah & Simpan-Pinjam